RSS Feed

Konsep Dasar Pembelajaran

Posted on

Pembelajaran merupakan istilah yang bisa dibilang sangat umum di dunia pendidikan, karena pembelajaran sendiri merupakan salah satu core dari pendidikan dimana ia turut berperan aktif dalam membentuk pendidikan yang baik dan sesuai dengan suatu kelompok masyarakat tertentu. Saat kita membahas pembelajaran, maka kita juga harus mengikutsertakan proses belajar mengajar karena hal tersebut merupakan rangka dari pembelajaran. Bagaimana tidak, pembelajaran merujuk pada suatu istilah yang memiliki artian yang sangat luas, dapat diartikan bahwa pembelajaran adalah suatu upaya yang dilakukan oleh seseorang guru atau pendidik untuk membelajarkan siswa yang belajar. Dari artian tersebut terlihat bahwa terdapat beberapa komponen penting, yakni guru sebagai subjek yang mengatur, merencanakan dan menyusun strategi agar siswa yang belajar yang dijadikan sebagai objek pembelajaran dapat dibelajarkan.  Membelajarkan disini memiliki artian yang dalam, yakni capaian yang ingin diraih adalah menghasilkan siswa yang perilakunya berubah dari segi kognitif, afektif dan psikomotorik ke arah yang lebih baik lagi melalui proses belajar yang efektif dan pengalaman belajar yang menyenangkan.

Peran guru sendiri sebagai subjek pembelajaran tentunya memiliki pengaruh yang besar terhadap keberhasilan pembelajaran, oleh karena itu seorang guru dituntut untuk bisa menjadi acuan yang baik dan memiliki kompetensi yang mumpuni agar apa-apa yang mereka lakukan bisa memberi hasil yang baik. Pada kenyataannya, masih banyak guru yang kurang kompeten dalam menjalankan tugas dan kewajibannya, terbukti dengan output yang belum memenuhi kriteria standar sebagaimana tercantum dalam UU sisdiknas. Terlebih lagi maraknya aksi tawuran, seks di bawah umur, narkoba dsb merupakan salah satu indikator nyata yang bisa diamati oleh masyarakat yang memberikan pengertian tersirat bahwa pendidikan di sekolah kurang menekankan aspek afektif sehingga banyak kelakuan menyimpang yang dihasilkan sebagai akibat dari kurangnya pengajaran afektif terhadap siswa.

Menurut Adams & Dickey (dalam Oemar Hamalik, 2005), peran guru sesungguhnya sangat luas, meliputi:

  1. Guru sebagai pengajar
  2. Guru sebagai pembimbing
  3. Guru sebagai ilmuwan
  4. Guru sebagai pribadi

Seiring dengan berkembangnya zaman, peran guru sebagai pengajar dan sumber informasi telah mengalami pergeseran, di era sebelum ramainya internet dan media elektronik lain, guru memiliki peran dominan sebagai sumber informasi selain buku-buku sumber, sehingga perhatian siswa untuk mencari pengetahuan lebih terpusat kepada guru. Implikasinya, siswa dan guru menjadi memiliki waktu bersama yang lebih banyak dan tentu saja guru bisa memaksimalkan peranannya untuk membimbing siswa yang keadaan psikologinya masih rentan. Namun, perkembangan teknologi menjadikan banyaknya akses terhadap berbagai pengetahuan secara lebih mudah dan lebih efisien. Siswa tidak perlu datang ke perpustakaan untuk mencari sumber bacaan atau referensi, melainkan mereka dapat mengaksesnya lewat internet. Dilihat dari berbagai dimensi, kemudahan dan kebebasan akses terhadap pengetahuan ini memiliki berbagai sisi positif dan negatif, positifnya siswa bisa lebih cepat untuk mengakses pengetahuan yang mereka butuhkan dan juga pengetahuan yang mereka peroleh cakupannya bisa lebih luas lagi karena beragamnya konten pengetahuan itu sendiri di internet, negatifnya tentu selain validitas dari informasi di internet yang masih perlu ditanyakan juga peranan guru sebagai sumber informasi mulai tergeser yang menyebabkan semakin sedikitnya waktu tatap muka antar guru dan siswa sehingga peranan guru sebagai pembimbingpu menjadi semakin sedikit. Oleh karena itu diperlukan tindak lanjut yang merupakan jalan tengah untuk mengatasi permasalahan ini, entah dilakukan pembatasan akses ataupun mengoptimalkan peran guru dengan menambah jam belajar dan lebih selektif dalam pengangkatan guru.

 Pada hakikatnaya, konsep pembelajaran memiliki beberapa landasan, yaitu:

  1. Landasan Filsafat
  2. Landasan Psikologi
  3. Landasan Sosiologi
  4. Landasan Komunikasi
  5. Landasan Teknologi

 

Setiap landasan memiliki penekanan pada aspek tertentu mengapa pembelajaran menjadi penting untuk dibahas, diantaranya pada landasan filsafat ditekankan bahwa belajar itu penting karena dengan belajar, manusia dapat mengetahui kebenaran di semesta ini. Pada landasan psikologi memberikan pijakan agar manusia bisa belajar memahami perilakunya sendiri secara utuh sehingga bisa mengoptimalkan kemampuannya lebih baik lagi. Pada landasan sosiologi diberikan pengertian bahwa manusia adalah makhluk individu dan sosial sehingga dengan demikian manusia butuh belajar untuk bisa bersosialisasi dan mengerti akan hubungan sesamanya, hal tersebut berhubungan dengan landasan komunikasi juga karena pada proses pembelajaran akan mengahasilkan keadaan dimana pendidik dan peserta didik berinteraksi, sehingga diperlukan kemampuan berkomunikasi yang baik agar transfer ilmu pengetahuan bisa berlangsung efektif. Terakhir, landasan teknologi berkaitan dengan penggunaan media, yakni bagaimana agar suatu pembelajaran bisa berlangsung dengan menyenangkan dan menarik interest siswa sehingga pembelajaran bisa berlangsung efektif.

About M.I.M

Man... he's wanna be the #1.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Hi.Story of My Life

Bahagia itu sederhana

Alyyanet's Blog

Only Read Unique Story

agamajinasi

mencoba terbang meski terikat

poetryblogofmine

A topnotch WordPress.com site

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

ISLAND IN THE SUN!

survival and catching dreams!

Alfira Fitrananda

to infinity and beyond

The notes of life :)

I have an idea about what I'm doing!

Viracanya's e-diary

Bontang. Groningen. Bandung. Jakarta. Den Haag.

KutuBacaBuku

aku adalah seekor kutu tanpa kacamata

ilma ilmi apriliani

The Twins Blog

Readers Cafe

Culture, Life, Languages, Travel and much more!

a creation by a jundullah

Ilmu yang Bermanfaat, Salah Satu Amal yang Tidak akan Pernah Terputus

%d bloggers like this: