RSS Feed

Konsep Kurikulum

Posted on

Tak kenal maka ta’aruf, sebelum membahas tentang konsep kurikulum, alangkah baiknya kita mengenal terlebih dahulu pengertian dari kurikulum itu sendiri, sehingga pengetahuan kita bisa lebih terstruktur dan sistematis.

ilustrasi buku

Kurikulum di dunia pendidikan bisa diibaratkan bagaikan suatu blueprint dari suatu bangunan yang merepresentasikan pendidikan. Kokoh atau tidaknya, indah atau jeleknya ataupun nyaman atau tidaknya suatu bangunan tentu ditentukan dari rancang awal bangunan tersebut, oleh karena itu perhitungan-perhitungan untuk memperkirakan berapa jumlah bahan yang diperlukan harus  pasti dan benar, pengawasannya harus ketat agar memang berjalan sebagaimana mestinya dan yang juga tak kalah penting adalah pemeliharaannya agar bangunan tetap senantiasa kokoh. Kurikulum juga demikian, baik atau tidaknya pendidikan ditentukan dari baik atau tidaknya penyusunan kurikulum. Oleh karena itulah seringkalai banyak orang menyebutkan bahwa kurikulum itu merupakan sentral dari pendidikan.

images (1)Secara estimologi, kurikulum merupakan perangkat mata pelajaran dan program pendidikan yang diberikan oleh suatu lembaga penyelenggara pendidikan yang berisi rancangan pelajaran yang akan diberikan kepada peserta pelajaran dalam satu periode jenjang pendidikan (wikipedia). Adapun pendapat para ahli antara lain Finch dan Crunkilton menjelaskan kurikulum sebagai “semua pengalaman kegiatan belajar seorang siswa di bawah arahan sekolah”, adapun Schubert berpendapat bahwa “kurikulum sebagai mata pelajaran, muatan hasil belajar, adanya unsur reproduksi kebudayaan dan pembangunan sosial, serta pentingnya kecakapan hidup”, sedangkan menurut Mars dan Wilis kurikulum merupakan “pengalaman di kelas yang direncanakan dan ditetapkan oleh guru dan juga dipelajari oleh siswa”. Jadi, tentu saja kurikulum sebagai komponen penting dalam pembelajaran itu harus memiliki tujuan dan sasaran yang akan dicapai, seleksi dan organisasi bahan dan isi pelajaran, bentuk dan kegiatan belajar dan mengajar, dan akhirnya evaluasi hasil belajar.


Untuk memahami konsep kurikulum lebih jauh lagi, khususnya agar kurikulum bisa disusun dengan baik mari kita lihat model pengembangan dari Ralph Tyler yang mengemukakan pertanyaan-pertanyaan berikut:

  1. Apakah perjalanan itu penting (diperlukan)?
  2. Kemana kita akan pergi (tujuan dan sasaran)?
  3. Jalan apakah yang diambil (model subyek)?
  4. Kendaraan apakah yang dinaiki (isi/materi)?
  5. Bagaimanakah cara mengendarai kendaraan tersebut (pendekatan terhadap proses belajar)?
  6. Jenis peta manakah yang akan kita gunakan (teknologi pendidikan)?
  7. Siapa sajakah teman seperjalanan kita (bidang-bidang ilmu lain dari kurikulum)?
  8. Bagaimana kita dapat menyatakan bahwa kita berada pada jalur yang benar (evaluasi)?
  9. Bagaimanakah kita manyatakan apakah kita telah sampai (assesment)?
  10. Bagaimanakah kita memberitahukan kepada orang lain (disseminate)?
  11. Kesalahan-kesalahan apakah yang kita lakukan dalam perjalanan (umpan balik)?

Sukmadinata dalam Dede Rosyada mengemukakan beberapa prinsip kurikulum, diantaranya:

  1. Kurikulum sebagai substansi, yakni rencana kegiatan belajar para siswa di sekolah, mencakup rumusan-rumusan tujuan, bahan ajar, proses kegiatan pembelajaran, jadwal, dan hasil evaluasi belajar. Kurikulum tersebut merupakan konsep yang telah disusun oleh para ahli dan disepakati oleh para pengambil kebijakan pendidikan serta oleh masyarakat sebagai bagian dari hasil pendidikan;
  2. Kurikulum sebagai sebuah sistem, yakni merupakan rangkaian konsep tentang berbagai kegiatan pembelajaran yang masing-masing unit kegiatan memiliki keterkaitan secara koheren dengan lainnya. Kurikulum itu sendiri memiliki korelasi dengan semua unsur dalam sistem pendidikan secara keseluruhan;
  3. kurikulum merupakan sebuah konsep yang dinamis, terbuka, dan membuka diri terhadap berbagai gagasan perubahan serta penyesuaian dengan tuntutan pasar atau tuntutan idealisme pengembangan peradaban umat manusia.

Adapun faktor-faktor lainnya yang harus diperhatikan dalam penyusunan suatu kurikulum, ialah:

  1. Tujuan pendidikan nasional, dijabarkan menjadi tujuan-tujuan institusional, dirinci menjadi tujuan kurikuler, dirumuskan menjadi tujuan-tujuan instruksional (umum dan khusus), yang mendasari perencanaan pengajaran.
  2. Perkembangan peserta didik merupakan landasan psikologis yang mencakup psikologi perkembangan dan psikologi belajar;
  3. Mengacu pada landasan sosiologis dibarengi oleh landasan kultur ekologis.
  4. Kebutuhan pembangunan nasional yang mencakup pengembangan SDM dan pembangunan semua sektor ekonomi.
  5. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta budaya bangsa dengan multi dimensionalnya.
  6.  Jenis dan jenjang pendidikan yang dikelompokkan sesuai dengan sifat dan kekhususan tujuannya.

Dari berbagai definisi dan konsep yang telah dikemukakan, dapat dilihat bahwa kurikulum merupakan suatu proses yang dinamik dan sistematis. Untuk melakukan perubahan yang lebih baik dan bersifat positif maka penyusunan kurikulum harus terarah, terencana, terintegrasi dan progresif karena dengan cara inilah kurikulum bisa berkembang.

Referensi:

Acantilano Arboleda, Arliana. (2010). Curriculum: Concept Nature and Purpose. [Online]. Tersedia: http://www.slideshare.net/arlianaacantiladoarboleda/curriculum-concepts-nature-and-purposes [7 Februari 2013]

Anonim. (2013). Curriculum. [Online]. Tersedia:  http://en.wikipedia.org/wiki/Curriculum#Core_curriculum [7 Februari 2013]

Anonim. (2012). Kurikulum. [Online]. Tersedia:  http://id.wikipedia.org/wiki/Kurikulum [7 Februari 2013]

Anonim. (-). The Concept of Curriculum. [Online]. Tersedia:  http://www.lotsofessays.com/viewpaper/1689274.html [7 Februari 2013]

Ardiansyah, Asrori. (2013). Pengertian dan Konsep Kurikulum. [Online]. Tersedia: http://www.majalahpendidikan.com/2011/04/pengertian-dan-konsep-kurikulum.html [7 Februari 2013]

Vidi. (2011). Pendekatan dan Model Pengembangan Kurikulum. [Online]. Tersedia: http://vidicintailmu.blogspot.com/2012/04/pendekatan-dan-model-pengembangan.html [7 Februari 2013]

About these ads

About M.I.M

Man... he's wanna be the #1.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Hi.Story of My Life

Bahagia itu sederhana

Alyyanet's Blog

Only Read Unique Story

agamajinasi

mencoba terbang meski terikat

poetryblogofmine

A topnotch WordPress.com site

WordPress.com News

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

ISLAND IN THE SUN!

survival and catching dreams!

Alfira Fitrananda

to infinity and beyond

The notes of life :)

I have an idea about what I'm doing!

Viracanya's e-diary

Bontang. Groningen. Bandung. Jakarta

KutuBacaBuku

aku adalah seekor kutu tanpa kacamata

ilma ilmi apriliani

The Twins Blog

Readers Cafe

Culture, Life, Languages, Travel and much more!

a creation by a jundullah

Ilmu yang Bermanfaat, Salah Satu Amal yang Tidak akan Pernah Terputus

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: